• Lecture 10.11.2011 No Comments

    MAKALAH

    BAHASA ARAB

    Bahasa Kuno yang masih Bertahan di Era Modern


    Oleh:

    Taufik Raharjo

    11/318568/SA/16089

    Fakultas Ilmu Budaya

    Universitas Gadjah Mada

    Yogyakarta

    2011

    KATA PENGANTAR

    Segala puji bagi Allah, Pencipta, Pemilik, dan Pemelihara alam semesta. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah. Shalawat dan salam semoga tercurah pada Nabi Muhammad yang menjadi perantara perubahan besar pada umat manusia yang dimulai dari Bangsa Arab dan kemudian dilanjutkan ke seluruh pelosok negeri.

    Bahasa Arab adalah bahasa yang telah ada sebelum era masehi. Bahasa Arab termasuk rumpun Bahasa Semit, yaitu bahasa yang dituturkan lebih dari ratusan juta penutur di sebagian besar Timur Tengah, Afrika Utara, dan Tanduk Afrika. Bahasa semit sendiri adalah bahasa yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu.

    Bahasa Arab adalah bahasa yang menduduki peringkat ke enam di dunia sebagai bahasa yang paling banyak digunakan serta sebagai bahasa resmi yang digunakan PBB. Sampai sekarang Bahasa Arab adalah bahasa yang paling berkembang jumlah penuturnya dibandingkan dengan anggota- anggota rumpun Bahasa Semit yang lain.

    Bahasa Arab adalah bahasa kuno yang masih digunakan sampai sekarang. Bila dibandingkan dengan anggota rumpun Bahasa Semit yang lain Bahasa Arab adalah bahasa yang lebih banyak penuturnya dan lebih dikenal keberadaaanya. Meski rumpun Bahasa Semit yang lain belum punah, Bahasa Arab adalah bahasa yang paling banyak penuturnya pada saat ini.

    Mungkin di masa yang akan datang Bahasa Arab akan menduduki posisi pertama sebagai bahasa yang paling banyak penuturnya. Tidak menutup kemungkinan Bahasa arab akan menjadi Bahasa Internasional menggantikan kedudukan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Internasional.

    Penulis menulis makalah berjudul “Bahasa Arab Bahasa kuno yang masih bertahan di Era Modern” karena penulis memandang hal ini sebagai hal yang menarik untuk dibahas. Bagaimana Bahasa Arab mampu menjadi bahasa kuno yang sekarang masih digunakan dan makin banyak penutur yang menuturkanya.

    Penulis mengucapakn terimakasih kepada orang- orang yang telah membahtu penulis dalam penulisan

    Lihat http://en.wikipedia.org/wiki/Semitic_languages#History

    ii

    makalah ini baik secara langsung maupun tidak langsung. Terimakasih penulis uicapkan kepada:

    1. Bunda dan Ayah yang telah membesarkan penulis dengan penuh cinta dan selalu memberi dukungan kepada penulis untuk selalu melakukan yang terbaik dalam hidup ini.
    2. Nenek yang dengan senang hati dan penuh kesabaran mau menerima titipan dari Bunda dan Ayah dan merawat penulis sejak kecil.
    3. Bapak Amir Ma’ruf yang telah memberi tugas ini, sehingga penulis termotivasi untuk berkarya
    4. Guru- guru penulis yang telah mengajarkan banyak ilmu kepada penulis
    5. Para dosen yang dengan sabar membimbing penulis dalam menempuh pendidikan di Universitas Gajah Mada
    6. kepada pihak- pihak yang namanya tidak mungkin penulis tulis di sini satu- persatu

    Tak ada gading yang tak retak. Dalam makalah ini terdapat banyak kekurangan yang penulis kurang mampu untuk memperbaikinya sendiri. Oleh karena itu penulis membuka pintu gerbang saran dan kritik demi perbaikan makalah ini.

    Penulis

    Yogyakarta, 8 November 2011

    iii

    Daftar Isi

    Judul……………………………………………………………………………….i

    Kata Pengantar………………………………………………………………….ii

    Daftar Isi………………………………………………………………………….iv

    BAB I

    Pendahuluan…………………………………………………………………1

    1.1 Latar Belakang Masalah………………………………………………….1

    1.2 Rumusan Masalah…………………………………………………………3

    1.3 Tujuan Penulisan………………………………………………………….3

    BAB II

    Pembahasan…………………………………………………………………..4

    2.1 Bahasa Arab adalah Bahasa Kuno……………………………………..4

    2.2 Bahasa Arab masih digunakan sampai Sekarang (di Era Modern)….5

    2.3 Bahasa Arab Mampu Bertahan Sampai Saat Ini (di Era Modern)…..6

    BAB III

    Penutup…………………………………………………………………………………………..9

    3.1 Kesimpulan…………………………………………………………………………………..9

    3.2 Saran…………………………………………………………………………………………..9

    Daftar Pustaka…………………………………………………………………………………..10

    iv

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang Masalah

    Bahasa Arab adalah bahasa yang menduduki peringkat ke enam di dunia sebagai bahasa yang paling banyak digunakan, serta sebagai bahasa resmi yang digunakan PBB. Dengan melihat fakta yang seperti itu maka Bahasa Arab dapat dikatakan sebagai bahasa yang memiliki peran penting di dunia ini.

    Yang menarik di sini adalah yang menjadi salah satu bahasa resmi di PBB adalah salah satu bahasa kuno yang muncul dari Bangsa Arab, bangsa yang dalam sejarah tercatat sebagai bangsa yang terbelakang dan berperadaban rendah. Bangsa Arab dikenal sebagai bangsa yang memeiliki banyak suku. Diantara suku- suku pada Bangsa Arab sering terjadi perang. Mereka memiliki kebiasaan mengubur anak perempuan hidup- hidup karena bagi Bangsa Arab saat itu memiliki anak perempuan merupakan aib yang memalukan.

    Beberapa lama setelah seseorang yang bernama Muhammad datang membawa agama monotheisme yang disebut Islam, suku- suku di Arab dapat dipersatukan, Intensitas perang antar suku dapat dikurangi, kebiasaan- kebiasaan buruk dapat dihapuskan, anak- anak perempuan yang lahir tidak lagi dikubur hidup- hidup.

    Kebudayaan Arab berkembang pesat saat itu. Mereka mulai mengenal peradaban setelah Islam datang. Banyak perbaikan yang dilakukan Muhammad pada saat itu.

    Banyak daerah yang mulai ditaklukan dan dikuasai, bukan untuk dijajah, tapi untuk penyebaran Islam (Islamisasi). Bangsa- bangsa yang ditaklukan oleh Bangsa Arab setelah datang Islam tidak dijajah seperti Belanda menjajah Bangsa Indonesia pada abad ke enam belas selama 350 tahun.

    Bangsa yang telah ditaklukan dijadikan Negara Bagian dari Bangsa Arab sehingga diberlakukan hukum yang sama bagi bangsa yang ditaklukan tadi. Tidak ada Rodhi seperti pada zaman Belanda dan tidak ada Romusha seperti pada zaman Jepang.

    Lihat http://www.appliedlanguage.com/translation/arabic_translation/arabic_language_history.aspx

    1

    Bahasa Arab sendiri menjadi Bahasa yang unik. Dipandang dari segi tulisanya, sistem penulisan

    Bahasa Arab berbeda dengan bahasa- bahasa lain yang ada di dunia. Bahasa Arab di tulis dari arah kanan ke kiri -meski bukan hanya sistem penulisan Bahasa Arab yang ditulis dari kanan ke kiri, sedangkan bahasa lain di dunia yang menjadi bahasa resmi di PBB memiliki sistem penulisan yang hampir mirip. Bahasa inggris, Bahasa Spanyol, Bahasa Mandarin, Bahasa Rusia, dan Bahasa Prancis memiliki paling tidak satu kemiripan sistem penulisan, yaitu penulisan huruf- furuf pada bahasa tersebut diawali dari kiri kemudian ke kanan, sedangkan Bahasa Arab memiliki sistem penulisan yang paling berbeda dibanding kelima bahasa yang menjadi bahasa resmi di PBB.

    Dilihat dari segi usia, Bahasa Arab adalah bahasa yang usianya sudah sangat tua, kira- kira ribuan tahun sampai saat ini. Meski Bahasa cina juga merupakan bahasa yang juga sudah berusia ribuan tahun, namun Bahasa Arab memiliki keunikan yang bagi saya lebih menarik dibandingkan dengan Bahasa Cina. Bahasa Arab pernah mempengaruhi Bahasa Melayu dari sisi sistem penulisan pada masa lampau. Dengan kata lain penutur Bahasa Arab tidak berpusat pada tempat yang sempit, tapi Bahasa Arab menyebar ke hampir seluruh pelosok dunia.

    Tulisan Arab dapat disesuaikan pemakainya dengan Bahasa Melayu. Terbukti dengan adanya banyak karya sastra yang berbahasa melayu namun menggunakan sistem Penulisan Arab yang sudah disesuaikan pemakaianya. Tulisan- tulisan tersebut dikenal sebagai tulisan Arab Melayu.

    Untuk Bahasa Cina sendiri Penulis belum pernah mendengar bahwa ada karya sastra di Indonesia yang menggunakan sistem penulisan cina berbahasa Melayu, khususnya di daerah Indonesia. Jadi bisa dikatakan bahwa Bahasa Arab adalah bahasa yang memiliki sistem penulian yang cukup fleksibel untuk digunakan pada Bahasa Melayu dibandingkan dengan sistem penulisan Bahasa Mandarin, khususnya Bahasa Melayu yang ada di Indonesia.

    Bangsa Arab yang sekarang dikenal sebagai Arab Saudi adalah bangsa yang memiliki peranan cukup penting bagi Dunia, terutama dalam bidang ekonomi. Arab saudi adalah negara yang terkenal dengan tambang minyaknya. Dengan tambang minyak tersebut Arab saudi mampu berperan aktif dalam menjalankan perekonomian dunia. Sehingga penulis memandang bahwa Bahasa Arab adalah bahasa yang cukup penting untuk diketahui oleh banyak orang.

    2

    1.2 Rumusan Masalah

    1. Apakah Bahasa Arab adalah Bahasa Kuno?
    2. Apakah Bahasa Arab masih digunakan sampai sekarang (di era modern)?
    3. Bagaimanakah Bahasa Arab sebagai bahasa kuno dapat bertahan dan terus bertambah jumlah penuturnya sampai saat ini (era modern)?

    1.3 Tujuan Penulisan

    1. Penulisan makalah ini ditujukan untuk melengkapi tugas Dasar Dasar Ilmu Budaya dalam pekan Ujian Tengah Semester
    2. Menyuguhkan sedikit pengetahuan tentang keunikan Bahasa Arab
    3. Mengetahui Bagaimana Bahasa Arab mampu bertahan dan berkembang jumlah penuturnya hingga saat ini
    4. Mengetahui apakah Bahasa Arab adalah bahasa kuno
    5. Mengetahui apakah Bahasa Arab masih digunakan hingga saat ini

    3

    BAB II

    PEMBAHASAN

    2.1 Bahasa Arab adalah Bahasa Kuno

    Bahasa Arab adalah bahasa kuno. kuno yang dimaksud dalam makalah ini adalah kuno yang diterjemahkan dari Bahasa Inggris yaitu ancient. Ancient sendiri berdasarkan penelusuran pada web http://kamus.net/result.php?w=en-usa&q=ancient&submit=Search&e=0 memiliki arti:

    1. belonging to times long past especially of the historical period before the fall of the Western Roman Empire (menunjuk pada masa lampau khususnya pada masa sejarah sebelum runtuhnya Kekaisaran Roma Barat)
    2. very old (sangat tua)
    3. a person who lived in ancient times (seseorang yang hidup pada zaman yang sangat tua
    4. a very old person (orang yang sangat tua)

    Kata ancient yang dimaksud di sini adalah adalah kata yang mengacu pada point (a) dan (b) berdasarkan penelusuran pada web http://kamus.net/result.php?w=en-usa&q=ancient&submit=Search&e=0 , yaitu belonging to times long past especially of the historical period before the fall of the Western Roman Empire (menunjuk pada masa lampau khususnya pada masa sejarah sebelum runtuhnya kekaisaran roma barat) dan very old (sangat tua). Jadi kata “kuno” yang diambil dari bahasa inggris (ancient) berarti kata sifat yang menunjuk pada sesuatu yang sangat tua dan menunjukan sesuatu yang ada dan/atau sudah ada sebelum Kekaisaran Roma Barat runtuh.

    Sedangkan berdasarkan penelusuran pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan (http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php) kata kuno berarti:

    1. lama (dr zaman dahulu); dahulu kala
    2. kolot; tidak modern

    Kata “kuno” yang dimaksud di sini adalah kata yang mengacu pada point (a) berdasarkan penelusuran

    4

    pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan (http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php), yaitu lama (dr zaman dahulu); dahulu kala. Jadi kata kuno di sini adalah sesuatu yang bersifat lama atau ada dan/atau sudah ada sejak zaman dahulu.

    Jadi, kata “kuno” disini berarti sesuatu yang ada dan/atau sudah ada dari zaman dahulu pada zaman Kekaisaran Roma Barat masih berdiri.

    Kekaisaran Roma runtuh pada tanggal 4 september 476 M. Ini berarti sesuatu yang ada dan/atau sudah ada sebelum 4 september 476 M dapat disebut sebagai sesuatu yang kuno.

    Bahasa Arab adalah bahasa yang masuk ke dalam rumpun Bahasa Semit. Anggota- anggota Bahasa Semit sendiri adalah bahasa- bahasa yang memilki usia ribuan tahun, diantaranya adalah Bahasa Arab, Bahasa yang masih digunakan oleh ratusan juta penutur hingga saat ini. Kira- kira lebih dari 270 juta penutur yang menggunakan Bahasa Arab sampai saat ini.

    Jadi, Bahasa Arab adalah bahasa kuno yang masih bertahan sampai saat ini. Bahkan, jumlah penutur Bahasa Arab semakin bertambah dari waktu ke waktu. Bahasa Arab saat ini digunakan sebagai salah satu bahasa resmi di PBB diantara enam bahasa resmi yang digunakan di PBB.

    2.2 Bahasa Arab Masih Digunakan sampai Sekarang (di Era Modern)

    Bahasa Arab tidak hanya digunakan di timur Tengah, tapi juga digunakan di luar wilayah timur Tengah. Di Indonesia contohnya. Di Indonesia terdapat banyak sekolah yang salah satu mata pelajaranya adalah Bahasa Arab. Biasanya sekolah yang memiliki mata pelajaran Bahasa Arab adalah sekolah- sekolah yang berbasis Islam, seperti Sekolah Islam Terpadu (SIT) dan Madrasah Aliyah (MA).

    Di Indonesia juga terdapat universitas- universitas yang menyediakan program studi yang berkaitan sangat erat dengan Bahasa Arab, seperti Sastra Arab UGM, Sastra Arab UI, Sastra Arab UNS, dan masih banyak lagi universitas yang menyediakan program studi yang berkaitan sangat erat dengan

    Lihat http://en.wikipedia.org/wiki/Semitic_languages

    5

    Bahasa Arab.

    Bahasa Arab masih digunakan hingga sekarang. Terbukti di lingkungan sekitar kampus UGM saja banyak terdapat bimbingan belajar Bahasa Arab. Bahkan ada bimbingan Bahasa Arab tanpa pungutan

    biaya atau biasa disebut gratis.

    Di Pogung Dalangan, Pogung, sinduadi, Mlati, Sleman contohnya. Di wilayah yang berlokasi di sebelah utara Fakultas Teknik UGM ini terdapat beberapa masjid, diantaranya adalah Masjid Pogung Raya atau sering disingkat dengan nama MPR. Di masjid ini sering diadakan beberapa kegiatan. Dianatara kegiatan- kegiatanya adalah kegiatan pembelajaran Bahasa Arab secara rutin.

    Pengajarnya sendiri berasal dari mahasiswa yang bermukim di Masjid Pogung Raya atau mahasiswa yang berada di sekitar masjid yang mampu dan layak untuk mengajar Bahasa Arab. Pengajarnya sendiri mayoritas bukanlah orang- orang yang kuliah pada progran studi yang berkaitan dengan Bahasa Arab. Bahkan kebanyakan pengajar yang mengajar di Masjid Pogung Raya adalah para mahasiswa yang kuliah pada fakultas eksakt.

    Sebagai contoh adalah ustadz Ari Wahyudi S.Si. Beliau adalah sarjana lulusan fakultas Biologi UGM yang berperan mengajar Bahasa Arab di Masjid Pogung Raya setiap hari Selasa dan Rabu pada pukul 06.30 WIB, Hanif Nur Fauzi, beliau adalah salah seorang pengajar Bahasa Arab yang kuliah pada jurusan Teknik Kimia UGM yang mengajar Bahasa Arab setelah shalat Maghrib pada hari Kamis, Ndaru Tri Utomo S.Si, beliau adalah lulusan Fakultas Biologi UGM yang mengajar Bahasa Arab setiap hari Rabu dan Kamis setelah Shalat Isya di Masjid Pogung Dalangan -salah satu masjid yang ada di Pogung Dalangan.

    Sampai saat ini Bahasa Arab masih tetap digunakan, bukan hanya di Timur Tengah, tapi juga di luar Timur Tengah.

    2.3 Bahasa Arab Mampu Bertahan sampai Saat ini (di Era Modern)

    Bahasa adalah kunci. Kunci untuk mendapatkan informasi yang ingin diketahaui. Tanpa bahasa tidak

    6

    mungkin seseorang mampu untuk mendapatkan informasi dengan baik. Seandainya dia mampu untuk mendapatkan informasi, maka informasi yang didapatkan kurang sempurna.

    Bahasa Arab adalah bahasa yang sangat erat dengan unsur- unsur keagamaan, yaitu Agam Islam. Bahasa Arab adalah kunci untuk mempelajari Islam karena sumber- sumber hukum Islam semuanya

    menggunakan Bahasa Arab. Penyebaran Islam pun juga mnggunakan Bahasa Arab sebagai bahasa utama.

    Agama Islam muncul dari wilayah yang sekarang dikenal dengan nama Arab saudi atau Saudi Arabia dalam Bahasa Inggris, sedangkan dalam Bahasa Arab sendiri adalah al-Mamlakah al-‘Arabiyyah as-Sa‘ūdiyyah .

    Islam muncul pada sekitar abad ke-7 M. Agama ini disebarluaskan pertama kali oleh Nabi Muhammad di wilayah Arab dengan menggunakan Bahasa Arab. Di dalam Islam terdapat kitab suci yang disebut dengan Al-Quran yang juga menggunakan Bahasa Arab. Al-Quran adalah sumber dari ajaran Islam. Umat Islam mempelajari islam dari Al-Quran, bukan hanya itu, Umat Islam juga mempelajari Islam dari As-Sunnah yang juga menggunakan Bahasa Arab.

    Untuk pertama kali Islam tersebar di wilayah Arab di tempat kelahiran Nabi Muhammad, Mekah. Pada awalnya Islam mendapatkan sambutan yang buruk dari penduduk setempat karena menentang sebagian adat dan budaya penduduk Mekah pada saat itu. Islam datang dengan sesuatau yang dianggap baru oleh penduduk setempat.

    Islam datang dengan corak monotheismenya, sedangkan penduduk Mekah pada saat itu memiliki kebiasaan menyembah banyak patung yang mereka anggap menghubungkan mereka dengan Pencipta, Pemilik, dan Pemelihara alam semesta. Islam datang dengan perintah untuk meninggalkan sesembahan- sesembahan mereka, sehingga kebanyakan dari penduduk Mekah tidak dapat menerima ajaran yang mereka anggap baru itu.

    Lihat http://explorethemed.com/RiseIslam.asp

    7

    Mayoritas penduduk Mekah tidak suka terhadap Islam karena mereka menganggap bahwa Islam telah mengganggu tradisi nenek moyang (menyembah berhala) yang biasa mereka lakukan setiap hari.

    Karena kondisi yang terus ditekan di Mekah akhirnya Nabi Muhammad pindah ke Madinah bersama beberapa orang yang mau mengikutinya. Di Madinah, Islam disambut dengan baik. Di Madinah juga

    Nabi Muhammad mendirikan pusat pemerintahan berbasis Islam untuk pertama kalinya. Di sini Islam mulai menjalankan peranya di berbagai bidang, antara lain, ekonomi, politik, dan sosial.

    Setelah Islam mendapatkan kekuatan yang cukup Nabi Muhammad dan para pengikutnya mengadakan expansi ke Mekah untuk menghancurkan Berhala- berhala yang ada di sana. Nabi Muhammad dan para pengikutnya tidak menyerang penduduk Mekah secara brutal, bahkan tidak ada korban yang jatuh pada saat itu. Peristiwa ini dikenal dengan Fathul Makah.

    Pada akhirnya Islam diterima oleh mayoritas penduduk Arab pada saat itu. Setelah Islam diterima mayoritas penduduk Arab Islam tersebar semakin luas dan selanjutnya tersebar ke wilayah di luar Arab. Islam disebarluaskan ke seluruh pelosok negeri, sehingga Bahasa Arab juga tersebar ke seluruh pelosok negeri.

    Agama Islam terus tersebar sampai saat ini. Wilayah persebaranya pun semakin luas. Hal ini mempengaruhi kedudukan Bahasa Arab sebagai bahasa yang berkaitan erat dengan Islam. Dengan kata lain, dengan tersebarnya Islam menuju wilayah yang lebih luas maka Bahasa Arab pun tersebar ke wilayah yang lebih luas juga. Terlebih pada saat ini umat Islam semakin bertambah jumlahnya dibandingkan dengan umat Islam pada zaman sebelumnya. Persebaran umat Islam tidak memusat di satu titik, tapi tersebar rata ke seluruh belahan dunia. Ini berarti persebaran Bahasa Arab juga merata dan terus bertambah sampai saat ini.

    8

    BAB III

    PENUTUP

    3.1 Kesimpulan

    1. Bahasa Arab adalah bahasa kuno
    2. Bahasa Arab masih digunakan sampai sekarang (di era modern)
    3. Bahasa Arab dapat bertahan sampai sekarang karena Islam tersebar luas sampai sekarang

    3.2 Saran

    Bahasa Arab adalah bahasa kuno yang sampai sekarang masih dugunakan, bahkan keberadaan Bahasa Arab semakin nampak jelas di dunia internasional. Terbukti dengan digunakanya Bahasa Arab sebagai salah satu bahasa resmi di PBB. Oleh karena itu mempelajari Bahasa Arab menjadi hal yang cukup penting untuk dilakukan, terlebih bagi kaum muslimin yang ingin mempelajari agama Islam. Mari kita lestarikan budaya kuno yang sangat bermanfaat ini, agar tetap terjaga dan lestari.

    9

    DAFTAR PUSTAKA

    http://explorethemed.com

    http://ancienthistory.about.com

    http://www.appliedlanguage.com

    http://bahasa.kemdiknas.go.id

    http://en.wikipedia.org

    http://kamus.net

    http://www.indiana.edu

    10